EARLY MORNING TODAY

Aku bangun pagi ini, dan ingat bahwa ini hari terakhirku di Jogja, setidaknya untuk Oktober ini. Berencana membereskan urusan-urusan di sini sebelum aku pergi, aku pun jadi terbingung-bingung sendiri, betapa banyaknya rencana, urusan pinjam meminjam, dan tugas yang belum aku kerjakan.

Tapi setelah aku pikir, kapanpun jadwal keberangkatanku, tetap akan ada banyak urusan terbengkalai seperti ini. Sudah mendarah daging..aku sendiri menyarankan sebuah ‘organizer’ besar yang akan menampung semua jadwal dan hal-hal lain yang harus mendapat perhatianku, dan tambahan..satu organizer lain buat mengingatkanku, bahwa aku punya organizer yang aku sebut pertama tadi.huffthh..

Harus segera bergegas,,membereskan urusan-urusan yang sudah bersilangan di kepalaku dan membuatku tambah pening, dan untuk mengejar ketertinggalanku selama ini, dari kalian semua.

Leave a comment »

WHAT A NICE SHELTER

cuma ingin sebentar merapat
di luar sini dingin benar
namun, aku tak perlu selarik tawapun
-walau terasa menjanjikan
toh, sedari tadi telah basah oleh hujan

maaf, tapi kuharap kau tidak mulai bertanya sekarang
tidak setelah aku letih berjalan
dan kau satu yang kutemukan
saat harap memadam

tak terbayang harus kembali menapak
saat hari belum juga beranjak

nanti saja kau pandang aku
saat telah kering, hangat dan terpuaskan

pada akhirnya nanti,
aku akan melangkah keluar
menegakkan kepala
mencoba menggapai rintik yang berlalu

dan, pasti, juga berterimakasih padamu
aku harap giliranku datang lebih dulu

(tentu saja bukan diilhami oleh shelter nya trans jogja)

Comments (3) »

TENTANG JASON MRAZ

Fyufyu… tiba-tiba saja aku pengen menulis soal Mr. A-Z ini. Mungkin lebih karena aku sedang enggak punya bahan buat bercerita.heuheu..

Jadi ceritanya begini, aku kenal sama Mraz sekitar Agustus atau September tahun lalu. Waktu itu, gara-gara aku lihat di Friendster temenku yang lagi suka dengerin Jason Mraz yang baru (We Sing, We Dance, We Steal Things). Sebelum dengerin lagu-lagunya, aku enggak kepikiran, musik seperti apa yang bakal dia perdengarkan.

Ternyata, selain di I’m Yours yang ada nuansa reggaenya, di lagu lain aku nemuin banyak nuansa brass yang akrab di telinga.hehe..langsung deh jadi suka dan download 1 album full. Beberapa lagu itu aku kirim ke seorang temen (yang waktu itu rutin chatting hampir setiap siang karena dia lagi diklat di Jakarta), eh..dia lalu cerita-cerita ke temennya yang lain kalau dia baru suka sama I’m Yours itu tadi (jadi agak bangga juga karena bisa kasih influence ke orang lain).

Setelah denger lagu-lagunya waktu itu, aku sempet punya niat buat nonton konsernya dia di Indonesia. dialah artis internasional major label pertama yang bakal aku tonton konsernya, Begitulah aku bertekad..hehe..Pokoknya, waktu itu aku percaya, kalau penyanyi dengan kualitas itu (baca: lagunya banyak dipakai sama penata musik di acara-acara TV), pasti bakal laku kalo manggung di Indonesia. Tapi ternyata, dari semua bulan yang ada di tahun 2009 ini, dia memilih buat berkonser di Bulan Maret lalu.fyuu..aku kan jadi enggak bisa nonton, mas Jason, gara-gara masih harus bikin skripsi..

Beberapa waktu itu, aku sempet mendengarkan secara teratur album Mraz yang itu, tapi baru akhir-akhir ini aku mulai bersemangat lagi buat browsing album-albumnya yang lain. Waktu itu, iseng-iseng cari lagu Jason Mraz di indowebster, dan ketemu 1 single, Life is Wonderful (hehe..mikirnya, klise banget tho judul nya..banyak penyanyi udah pake judul semacam ini). Semakin lama didenger, ada satu bagian dari lagu ini yang bener-bener nyantol di kepalaku. Jadi di lagu itu, masnya bilang kalo “It takes no time to falling love, but it takes you years to know what love is..”.

Mampus, pikirku. Coba semua orang yang suka bilang ‘sayang’ bisa denger dia nyanyi ini. Dari situ aku mulai denger bait-bait lainnya. Dan (walaupun agak geli menemukan dia bilang “it take a hen to make an egg, and it take an egg to make a hen..”) aku menemukan maksud dari lagu itu, bahwa tidak ada akhir dari apa yang sedang ia berusaha untuk katakan itu..there’s no end to what I’m saying.

Dan begitulah lagu-lagu mas ini di mataku. Beda dengan lirik2 para penyanyi lain, Jason sepertinya ingin berkata bahwa hidup itu sendirilah yang disebut cinta, sehingga kalau aku boleh menambahi, dalam hidup kita tidak harus mencarinya lagi. Cinta, yang dia maksudkan, bisa kita temui di keseharian yang enggak sempurna (banyak kurang dan lebihnya), dari advis-advis yang kadang tidak terdengar obyektif, atau dari kekurangan yang sudah kita terima ada di dalam diri kita.

Senang bisa mengetahui ada seseorang yang bisa menulis seperti dia. Senang bisa tahu, bahwa tidak perlu sesuatu yang luar biasa untuk merasa indah..

another 'mas ganteng' versinya nana..

another 'mas ganteng' versinya nana..

Comments (4) »

DI ANTARA RINTIHAN BIOLA..dan dentuman bola basket

Awalnya enggak kepikiran untuk bikin posting. Tapi, berhubung koneksi internet di laptop pinjaman ini sedang indah-indahnya, aku memutuskan buat coba menulis (jadi maaph ya..kalo enggak jelas konsepnya).

bingung.
Tapi aku inget sesuatu.. dulu, dulu banget, waktu jaman SMA, aku pernah ikut retret rohkat sekolah. ada 1 sesi di mana kita disuruh diem. Sama frater pembimbingnya, acara itu disebut ‘Silencio apalah..’ (aku lupa..tapi kalo dipikir2,kok malah kayak salah satu mantra di Harry Potter ya?). Jadi masing2 anak disuruh berdiam diri, enggak boleh berinteraksi dengan sekitarnya. Kita dibolehin melakukan beberapa kegiatan: berdoa, memejamkan mata (asal gak tidur), menulis..

waktu itu aku milih menulis. walaupun yang terlahir tetep aja bukan tulisan penting (masa’ aku cuma nulis lirik lagu the moffatts dan curhatan soal kasih-tak-sampai-karena-perbedaan-akidah-jaman-sma ku). tapi setelah kami disadarkan lagi, kami dihadapkan pada kesimpulan, bahwa ketika kita berdiam diri, dalam kondisi tenang, kita bisa menjadi lebih peka terhadap hal-hal di sekitar kita, yang sebelumnya tidak terdengar dan tidak terlihat bisa diketahui dengan lebih mudah (waktu itu, yang pada milih merem protes enggak, ya? aku lupa..)

sekarang aku sedang duduk di depan hall basket gelanggang. ngenet pakai laptop pinjaman dan memanfaatkan wi-fi gratis di sini (sudah saatnya UGM atau kagama memikirkan kesejahteraan alumni yang masih menganggur..). dan ternyata, suara2 di sekitarku begitu kaya..di sebelah kiri ada cericit sepatu-sepatu mahal yang bergesekan dengan lantai hall yang usang, ditingkahi dengan suara dribble bola yang hampir ritmis. di sebelah kanan, ada suara biola yang sekarang sedikit lebih merdu karena mengiringi seorang mas yang sedang bernyanyi lagu keroncong. dan tentu saja, bunyi ‘tik..tik..’ saat jariku mengetik.

mungkin seseorang yang cuma lewat, atau bapak penjaga parkir di halaman gelanggang, tidak akan mengambil pusing bebunyian ini. tapi, pasti seseorang di dalam hall sana ada yang sangat akrab sekali dengan bunyi-bunyi itu (setidaknya bunyi sepatu dan bolanya, bukan bunyi ketikanku), atau mas yang sedang menyanyi itu, ketika beberapa tahun lagi ia masuk di ruangan lengang tempat ia pernah ada di dalamnya malam ini (atau di suatu malam yang lain), ia pasti bisa mengingat bunyi dan suara yang sama seperti saat ini.

ternyata keheningan itu, paling tidak sekali, bisa terasa menyenangkan. dan kalau tidak keburu lupa dan teralihkan pada hal lain, yang hiruk pikuk dan kadang bahkan penuh makian di sekitarku, aku saat ini sedang berniat untuk sering-sering melakukannya. mencari sesuatu di dalam saat yang lengang dari suaraku ini.

Comments (2) »

SEBENARNYA SAKIT HATI..

Sepertinya, saat ini sakit hati selevel dengan aib menurutku. Setidaknya, beberapa hal belakangan ini membuktikan begitu. Dulu, aku sering sekali berkoar-koar mengenai sakit hati yang sedang aku alami. Di mana saja dan pada siapa saja. Kalau aku menulis, sakit hati itu bisa dengan mulus dan lancar tersampaikan dalam tulisanku.
Tapi sekarang, rasanya beda. Dua kejadian kemarin sepertinya harus menguap saja dari kepala tanpa pernah mampir di mulut (dan bukan karena sekarang aku menulis di sini, kejadian-kejadian itu bakal aku ceritakan, toh, siapa yang bakal peduli?). memikirkan dan (lebih-lebih) membicarakannya udah bikin aku males banget. Dan, misalnya akhirnya aku cerita juga (dan misalnya lagi, ditanggapi dengan ‘baik’ sama pendengarnya), pada akhirnya aku akan ogah-ogahan buat merespons ulang.
Rasanya, aku saat ini sedang tidak punya energi untuk mengerahkan keluh kesahku. Mungkin, kata-kata jahatku sedang kosong stoknya. Atau, jangan-jangan, aku sudah tidak punya keberanian lagi untuk berdebat? (terimakasih sekali untuk orang-orang baik yang kemarin dulu telah membuatku berpikir, inilah saatku untuk belajar tutup mulut).
Iya, kadang aku lelah memikirkan kata-kata, alasan, sanggahan, dan sebagainya, untuk menjawab kata-kata yang diarahkan kepadaku. Bahkan untuk memendam dalam hati aja, tidak ada kata-kata yang nyaman disinggahkan sebentar di hati yang gondhok.
Bahkan, untuk gondhok pun aku kadang enggak bisa. Tapi jangan salah, bukannya cuek begitu saja, biasanya aku langsung meluap bak anak sungai yang kelebihan volume air. Yup, aku langsung menangis dengan bodohnya.
Jadi, sekarang, selain memikirkan tumpulnya kemampuan otakku untuk memproduksi kata-kata yang benar, aku juga harus mencari tahu apa yang membuat anomali di perasaanku. Kenapa suatu saat aku bisa benar-benar ‘kosong’ (atau rata, ya?), tapi lebih sering terombang-ambing dalam larutan emosi yang aneh.
Entah apa jawabannya. Yang terlintas pertama kali adalah…., tapi langsung kubuang kemungkinan itu. sepertinya, menopause masih lama..haha..

Comments (2) »

DENGAN KATA LAIN

jika kata bisa diurai dengan lebih benar
sepertinya akan ada beberapa hal lagi yang bisa tersampaikan
karena ada banyak sekali baris untuk sebuah makna
walau perasaan yang tercurah untuk membuatnya dapat bernyanyi
sama banyaknya dengan menumpahkan seisi jiwa

kalau aku ingin ada seseorang ada di samping
dan aku ingin dibiarkan untuk berbicara dengannya
maka akan kukatakan padanya,
aku sedang tak berkawan dan itu melelahkan
atau, aku sedang butuh lawan yang bisa untuk aku taklukan

padahal bisa saja aku berkata,
jalan pelangi ini akan membawa kita pada sesuatu yang ingin ditemukan
dan tangan yang bertaut akan menemukannya di bawah gerimis seusai hujan

pilihan-pilihan salah telah membawa aku menjauh
padahal yang terkandung sama saja berbisanya
jadi, artinya, aku hanya harus berucap
dengan kata lain..

24 juni 2009

Leave a comment »

KISAH LALU

(transferred and edited from friendster’s version of this post)

Ada yang masih suka nonton (dan ditipu)Termehek-mehek di Transtv? Kalo ada yang masih selamat dengan belum pernah menontonnya, dan kalo konsepnya belum diubah, itu adalah acara pencarian buat meminta kepastian, bisa dari ortu, pacar, teman, yang udah lama hilang. Gak selamanya pencarian itu berakhir dengan kepastian yang diinginkan. Bahkan lagu soundtrack buat acara itu berjudul “Menutup Cerita”, yang meminta para kliennya buat pasrah menerima kenyataan yang menanti mereka di akhir acara,haha..

Kisah lalu, istilah yang diperkenalkan ke aku oleh seorang teman, buat menjelaskan apa yang sudah tidak kita jalani sekarang. Atau, yang sebenarnya dia maksud, seseorang yang sudah tidak jalan dengan kita sekarang (haha..menyesuaikan dengan kalimat sebelumnya, biar lebih ada rima).

Kadang-kadang bingung bagaimana harus memperlakukan hal-hal atau mereka yang tergolong dalam kriteria ini. Harus ditimbun dalam tanpa digali lagi atau dibiarkan saja berlarian di benak. sekarang, pendapatku tentang ini, yang pasti akan merugikan sekali kalo kita gak bisa berdamai dengan si kisah itu, apalagi kalau kondisi sekarang tergolong baik-baik saja.

Mungkin waktunya memang tidak akan bisa tertebak. Waktu saat kita akhirnya bisa berdamai dengan kisah yang seringkali enggak bikin bahagia ini. Seringkali aku tiba-tiba saja merasa perasaan berat itu terangkat begitu saja. Dan saat membayangkan wajah seseorang yang menyebabkan rasa berat tadi, rasanya biasa saja atau yang kebayang adalah ‘dia’ seperti ’sediakala’, saat enggak ada masalah, atau apapun, di antara kami. Seperti semua sudah termaafkan.

Yahh..kata seorang temanku yang lain, waktu lah yang memilihnya. Sang waktu memilih tempat yang tepat baginya agar jujur yang tertunda bisa dinikmati bersama.Tidak hanya adil untuk seorang saja.

Dia sendiri yang memilih, kapan akan menutup cerita itu.

Leave a comment »

THE WIZARDING WORLD OF HARRY POTTER

Kalo ditanya, habis kuliah pengen kemana..yang benar adalah pengen liburan, kalo dipastiin lagi mo liburan ke mana..haha..ya jelas ke magical world of harry potter, yang bener2 bisa dijangkau, enggak cuma dengan naik kereta dari peron 9 3/4 di Kingcross. tapi, tempat ini memang adanya jauh banget,,di Florida, dan memang baru tahun 2010 besok, akan rampung dibuat.

Theme park ini berada di Universal’s Islands of Adventure, dilengkapi dengan set sekolah sihir hogwarts, hutan terlarang, dan desa sihir Hogsmeade. pekerja interiornya antara lain merupakan anak buah dari Stuart Craig, seorang desainer produksi film, yang akan memastikan tiap detail dari replika tersebut diperhatikan.

seandainya saja, florida itu ada di deketnya sulawesi, hehe..aku masih mau bela-belain ke sana (sayangnya, yang ada di sana trans studio yg juga belum jadi..

yahh..mari kita menabung, atau berusaha cari kerja di sana buat bisa berkunjung ke hogsmeade, privet drive number 4, atau ke diagon alley..

hogsmeade at christmas holiday

hogsmeade at christmas holiday

Comments (5) »

ONE DAY IN YOUR LIFE

One day in your life
You’ll remember a place
Someone touching your face
You’ll come back and you’ll look around, you’ll . . .
One day in your life
You’ll remember the love you found here
You’ll remember me somehow
Though you don’t need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You’ll remember one day . . .
One day in your life
When you find that you’re always waiting
For a love we used to share
Just call my name, and I’ll be there
You’ll remember me somehow
Though you don’t need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You’ll remember one day . . .
One day in your life
When you find that you’re always lonely
For a love we used to share
Just call my name, and I’ll be there

Ditulis bukan karena rasa dukacita atas kematian penyanyinya hari ini, tapi lebih pada penghargaan dan terimakasih atas adanya lagu ini, one of great cures when you think you already feel both drunk and poisoned

Leave a comment »

AT THE DEPTH OF EYES

A pair of foggy eyes
Miraculously stopping my breath
It wasn’t fair that eyes like those stuck at the face
While I can’t do anything except take a look the world nearby
Try to guess what the cloud made by
Till there were no way or will to go out

I try to remember
What I’ve found at first time I was trapped in the fog
But I found only those eyes
Never me, never mine, never himself

The search was a never ending something
And the only question never been answered
Those eyes involve the same question
What thing had been hidden at its depth?

For my pleasure
I search only what I want to see
But, at the numbly end, I got the answer
The fog is the best thing of those eyes

Agustus- 2009
(kembali lagi, daripada mangkrak di hard disk :p)

Leave a comment »